Pada bagian akhir tulisan ini, penulis juga menelaah bahwa Perpustakaan Desa Tanjung Kesuma juga tengah bergeliat berinovasi baik dalam layanan dak kegiatan. Kegiatan yang bersifat edukatif, inovatif, berkonsep luar ruangan, agar diminati masyarakat, sehingga tujuan mendekatkan Buku dengan Manusia bisa terwujud dalam beragam cara.
Rabu, 15 Agustus 2018
Melihat Dari Dekat Perpustakaan Desa Tanjung Kesuma
Pada bagian akhir tulisan ini, penulis juga menelaah bahwa Perpustakaan Desa Tanjung Kesuma juga tengah bergeliat berinovasi baik dalam layanan dak kegiatan. Kegiatan yang bersifat edukatif, inovatif, berkonsep luar ruangan, agar diminati masyarakat, sehingga tujuan mendekatkan Buku dengan Manusia bisa terwujud dalam beragam cara.
Kamis, 08 Februari 2018
Menara Bambu di Embung Tirta Kesuma
Minggu, 19 November 2017
Kawasan Edukasi Keragaman Hayati Lampung Timur







Persiapan Kawasan Edukasi Keragaman Hayati di Kabupaten Lampung Timur merupakan area untuk mengenalkan beragam jenis Tumbuhan yang berada di Desa Tanjung Kesuma, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur. Kawasan ini di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa Artha Jaya Kesuma bekerjasama dengan Pokdarwis Kesuma Wisata, Komunitas Gubuk Baca Kesuma Dirgantara, Komunitas Peduli Sampah (KPS) Lampung dan warga masyarakat desa.
Minggu, 06 Agustus 2017
ALumni TK Pertiwi Gelar Aksi Peduli Pendidikan Usia Dini

Sekelompok alumni TK Pertiwi Kecamatan Purbolinggo Lampung Timur berencana akan menggelar Aksi Peduli Pendidikan Anak Usia Dini. Menurut SK. Armando selaku koordinator kegiatan, rencana kasi peduli ini didasari keprihatinan terhadap kondisi dan perkembangan TK Pertiwi Purbolinggo. Sebagai Alumni TK Pertiwi tahun 1997/98, ia menggugah teman-teman sesam alumni TK Pertiwi untuk berbagi kepedulian dan perhatian terhadap perkembangan pendidikan Anak Usia dini.
Kegiatan yang akan direncanakan meliputi : DONASI PEDULI PENDIDIKAN USIA DINI
AKSI PENGECATAN PLAYGROUND & DINDING, PENGHIJAUAN DAN DONASI BUKU. Kegiatan ini semata-mata di dedikasikan kepada anak-anak usia dini yang menmpuh pendidikan di TK Pertiwi. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap dimulai pada Bulan September 2017.
SK Armando menghimbu kepada seluruh Alumni TK Pertiwi Purbolinggo untuk bisa berpartisipasi.
Minggu, 12 Maret 2017
Tiga Camat Purbolinggo dalam 6 tahun terakhir
![]() |
| Tiga Camat Purbolinggo Foto: Dari kiri Ke kanan Drs. Maryono, Drs. Sahrun dan Drs. Ibnu Santoso.( Foto dok. Ibnu Santoso) |
Sabtu, 11 Maret 2017
Seni Reog Singo Budoyo Taman Endah Pukau Warga Masyarakat
Rabu, 01 Februari 2017
Putra Kesuma FC Sabet Piala Bergilir Ansor Cup II 2017
![]() |
Foto Bersama Putra Kesuma FC dengan Firman Utina
(Kapten Timnas)
|
Dalam Laga Final yang dilaksanakan di Lapangan Desa Toto Promo Way Bungur Lampung Timur ini, Putra Kesuma FC bertanding sengit dengan BRC Taman Endah Purbolinggo.
Berikut Formasi Putra Kesuma FC Kapten: Surya Efendi (Pepen), Kiper: Tito, Bek Tengah: Owen dan Budi, Bek Kanan: Hendri, Bek Kiri: Aal, Gelandang Tengah: Surya Efendi, Gelandang Bertahan: Ekas, Gelandang Serang: Bisri, Penyerang Kanan: Kus, Penyerang Kiri: Entong , Striker: Heri, sementara di bangku Cadangan ada Kiper Aspek, Pemain: Obi, Andi, Budi Santoso, Rifai, Meksi. Manager Agus Haryadi, Official Jefri, Co official Rudi.
![]() |
| Tendangan Budi Santoso menjadi penentu kemenagan Putra Kesuma FC |
Akhirnya drama adu pinalti tak dapat dielakkan. Dengan semangat yang tinggi, semua tendangan yang dilakukan pemain Putra Kesuma FC berhasil bersarang di Gawang BRC Taman Endah dengan skor akhir 5-4.
Kmenangan ini dsambut gembira oleh warga Tanjung Kesuma. Ratusan warga yang turut menonton gelaran final ini bersorak gembira menyambut kemenangan ini.
Rabu, 23 November 2016
UPTD Puskesmas Purbolinggo Siap Mengikuti Proses Akreditasi
Akreditasi dilaksanakan secara Periodik 3 tahun sekali. Dalam akreditasi ada beberapa kategori Tingkatan Puskesmas Dasar, Pratama, Madya Dan Paripurna.
Ketika di tanya target Puskesmas dalam Akreditasi kali ini Mulyono mengaku menagetkan untuk meraih kategori minimal Puskesmas Akreditasi Madya.
Minggu, 20 November 2016
SSB Gadjah Mada Lampung sabet Piala Bergilir U11


Gelaran Festival Sepak Bola Anak Piala Gadjah Mada Lampung 2016 berlangsung meriah. 20 tim yang bertanding selama satu hari penuh telah bisa menuai pengalamab bertanding dan bisa mengukir beragam prestasi.
1. Juara 1 SSB Gadjah Mada Purbolinggo Lampung Timur2. Juara 2 SSB Putra Koga, Kita Gajah Lampung Tengah
3. Juara 3 SSB Porham Kita Metro
4. Juara 4 SSB Spectra Way Bungur
Best Goal Keeper : Zidane (SSB Gadjah Mada Purbolinggo Lampung)
Best Player : Albeno (SSB Gadjah Mada Purbolinggo Lampung).
Jumat, 11 November 2016
Ulang Tahun Pertama SSB Gadjah Mada Lampung Gelar Festival Sepak Bola Anak se-Lampung

Dalam rangka mencetak bakat dan pembinaan prestasi sepak bola seja dini, Sekolah Sepak Bola Gadjah Mada Lampung menggelar Festival Sepak Bola Anak U11 dan U12.
Acara yang merupakan agenda tahunan SSB Gadjah Mada Lampung ini akan memperebutkan Piala Gadjah Mada Lampung.
Menurut Ketua Panitia Suwarjo, S.Pd. kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Ulang Tahun Pertama Sekolah Sepak Bola Gajah Mada Lampung.
Sejak didirikan tahun 2015 oleh Ayatullah Alfarisy, SSB Gadjah Mada Lampung telah mengantongi berbagai prestasi baik tingkat daerah maupun tingkat nasional.
Kegiatan Festival Bola Anak akan dipusatkan di Lapangan Merdeka Purbolinggo Lampung Timur tanggal 20 dan 27 November 2016.
Menurut Eko (selaku panitia penyelengara) kegiatan ini akan diikuti peserta Se Provinsi Lampung. Hingga saat ini peserta yang sudah mendaftarkan diri berasal dari Kabupaten Way Kanan, Tulang Bawang Barat, Lampung Tengah, Kita Metro, Lampung Timur,
Dan daerah lainnya.
Panitia penyelenggara mengajak seluruh lapisan masyarakat dapat mendukung dan menyaksikan gelaran acara yang akan membawa harum nama Lampung Timur dalam kancah sepak bola anak ke daerah lain.
Selasa, 16 Agustus 2016
Meriahkan HUT RI 71 th, Purbolinggo Gelar Carnaval
Ribuan siswa sekolah TK, SD/MI, dan Kontingen dari Pemerintahan Desa se-Kecamatan Purbolinggo melaksanakan Carnaval pada Selasa 16/08/2016.
Pada tahun ini Rute Carnaval dimulai dari Lapangan Merdeka Purbolinggo menuju Jalan Bungur Raya sampai Dusun I Tanjung Kesuma berbelok arah Ke Jalan Perintis Kemerdekan menuju Desa Tegal Yoso dan Desa Tanjung Inten. Kemudian belok kanan menuju Desa Taman Fajar dan kembali ke Lapangan Merdeka Purbolinggo (Garis Finish). Panjang rute carnaval diperkirakan 5 km.Rabu, 03 Agustus 2016
Mengapa Kelompok Usaha Bersama (Kube)?
Kelompok ini didirikan atas inisiatif beberapa warga masyarakat Desa Tanjung Kesuma untuk mengajak warga laiinya memanfaatkan lahan pekarangan dengan membudidayakan tanaman pepaya.
Minggu, 03 Juli 2016
Warga Tanjung Kesuma Mulai Buat Lubang Tanam Pepaya
Supandi (65th) mulai membuat lubang tanam untuk pepaya Minggu 03 Juli 2016. Ia berencana mengikuti program Kemitraan Budidaya Tanaman Pepaya yang diselenggarakan oleh Kube Tunas Kesuma Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur.
Kamis, 23 Juni 2016
Pentingya Website atau Blog Bagi Desa di Lampung Timur
Screen shoot blog / Website Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur
Pentingnya Desa Memiliki Blog / Website
Ajakan Pengembang Blog Desa kepada aparatur pemerintah desa dan mayarakat Desa Tanjung Kesuma:
Wujudkan kebanggaan Anda sebagai warga desa. Buktikan kecintaan Anda kepada Desa Anda. Siapapun Anda, apapun profesi Anda, berapapun umur Anda (Selagi Anda bisa menceritakan kebanggaan dan kecintaan Anda terhadap Desa) Anda bisa BERPARTISIPASI Dalam MENDOKUMENTASIKAN SETIAP INFORMASI, PERKEMBANGAN DAN AKTIFITAS SEHARI-HARI Disekitar Anda.
Ada Ribuan Aktifitas, Program, Perkembangan, Prestasi, Keberhasilan, Inspirasi, Kejadian, Informasi, Peluang, Kesempatan dan Semua hal Positif yang terjadi selama ini di setiap desa. Namun hanya sebagian kecil saja yang terdokumentasi dengan baik dan bisa dipelajari oleh generasi berikutnya.
Padahal Semua itu bernilai Sejarah. Apa yang di Lakukan hari ini ADALAH SEJARAH Untuk 5 - 10 tahun mendatang. Apa yang terjadi hari ini Adalah Sejarah Bagi Anak-Cucu kita dimasa depan.
Bayangkan jika dimasa depan anak-cucu kita Tersenyum Bangga karena memiliki Orangtua yang turut serta menjadi pelaku Sejarah & Mau Membagikan Sejarah Itu kepada mereka.
Mari mulai dari SEKARANG. Dukung Pengembangan BLOG DESA TANJUNG KESUMA
Agar Tanjung Kesuma Tetap Menjadi Desa Kebanggaan Anak-Cucu Kita dimasa depan. Juga agar Tanjung Kesuma mudah dikenali dari seluruh Penjuru dunia.
Cara Berpartisipasi:
Dokumentasikan (Foto/Video) Setiap Kegiatan yang menyangkut :
Pembangunan Sarana & Infrastruktur Desa,
Kegiatan Sosial Kemasyarakatan dan Keagamaan,
Kegiatan yang berhubungan dengan Tradisi, Seni dan Budaya,
Perekonomian Warga Masyarakat, Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan dll
Hal-hal yang menyangkut Keamanan & Ketertiban Desa
Kegiatan yang berkaitan dengan Sanitasi & Lingkungan Hidup
Kegiatan yang menunjang peningkatan Kapasitas SDM, Mental dan Spiritual
Kegiatan Yang berhubungan dengan Olahraga dan Kepemudaan
Dan lain-lain
Sertakan informasi Pendukung yang berisi:
What (apa) = Nama Kegiatan
When (Kapan) = Waktu Kegiatan
Where (Dimana) = Tempat Kegiatan
Who (Siapa) = Siapa Orang yang Terlibat
Why (Mengapa) = Alasan Kegiatan dilaksanakan
How (Bagaimana) = Teknis & Cara kegiatan dilaksanakan
Kirimkan Foto & Informasi:
kepada ADMIN SEMENTARA
www.tanjungkesuma.blogspot.com
Atau melalui :
e-mail :yatnolensa@yahoo.com
atau datang langsung ke:
Jl. Lintas Timur Sumatera Dsn VI Tanjung Kesuma Purbolinggo Lampung Timur
HP. 0812 7227 4677
Rabu, 22 Juni 2016
Gerakan Jimpitan Untuk Pemasangan Lampu Penerangan Jalan
Kegiatan Jimpitan beras dilaksanakan oleh ibu ibu RT 20 & 21 Dusun VI Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur.Selasa, 21 Juni 2016
Kube Tunas Kesuma Resmi buka Pendaftaran Anggota Kemitraan Budidaya Pepaya
Dalam rangka pemanfaatan lahan Peekarangan dan peningkatan ekonomi warga masyarakat, pengurus Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Tunas Kesuma Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Lampung Timur menyelenggarakan sosialisasi program kemitraan Budidaya Tanaman Pepaya di Desa Tanjung Kesuma Purbolinggo Lampung Timur.Acara yang diselenggarakan di Kediaman Y. Sunarto (Dusun VI Tanjung Kesuma) bertepatan dengan selesainya acara Do'a Bersama yang diselenggarakan rutin oleh umat katholik, mendapat sambutan antusias.
Pada acara tersebut Saryono (Pengurus Kube Tunas Kesuma) menyampaikan program kemitraan budidaya tanaman pepaya dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Ia menawarkan kepada warga yang masih memiliki tanah kosong dipekarangan untuk bisa mengikuti program kemitraan ini. Jenis pepaya yang dikembangkan ada dua jenis yaitu pepaya Bangkok dan California.
Saryono menambahkan bahwa target awal pepaya yang di kembangkan minimal 3 ton setiap kali panen. Pada tahap pertama direncanakan akan dilakukan penanaman sebanyak 2.000 batang di wilayah Dusun VI Tanjung Kesuma.
Suyatno (Sekretaris Kube Tunas Kesuma) memaparkan pentingnya berkelompok dalam melakukan budidaya pepaya. Selain untuk memudahkan pemasaran, dengan berkelompok juga akan memudahkan dalam proses budidaya karena dilakukan secara serentak oleh warga. Ia mengingatkan bahwa dalam organisasi Kube ada beberapa aturan yang perlu ditaati bersama sebagai jaminan program kemitraan budidaya pepaya bisa berjalan lancar.
Y. Sunarto, selaku warga masyarakat Dusun VI dan pimpinan jemaat umat katholik dusun setempat menyambut baik rencana ini. Ia pun mengajak jemaat lain untuk bersama-sama mendukung program ini yang ditawarkan. Ia melihat bahwa usaha budidaya pepaya memiliki peluang yang perlu dikembangkan.
Diskusi Interaktif Online : Takbir keliling Hidupkan Syiar Atau Mejaga Tradisi
Dalam rangka menyambut Idul Fitri 1434 H, Admin Group Facebook: Warga Purbolinggo Lampung Timur menggelar Diskusi Interaktif Online (DiO) pada Senin 20 Juni 2016.Diskusi ini bertema Takbir keliling Hidupkan Syiar atauMejaga Tradisi"
Acara dipandu yatnolensa
Bahan Diskusi : Setiap Malam Idul Fitri sudah lazim dilaksanakan Takbir Keliling. Kegiatan tersebut dilakukan dengan berbagai cara. Bisakah teman teman semua memberikan gambaran sedikit mengenai bentuk Takbir keliling yang pernah ada di sekitar kita
Pendapat:
Nirwana Religi:
Takbir keliling yang sering kita jumpai adalah menggunakan kendaraan terbuka, truk atau pickup, dan juga motor.... Dengan membawa beduk dan pengeras suara untuk mengumandangkan Takbir....
Dadang Suryana:
Terima kasih fasilitator.. Tabir keliling wujud ekspresi umat dalam menyambut hari kemenangan, ini pun salah satu cara untuk syiar islam, menjaga tali silaturrahmi dan kerukunan antar umat.
Mar Yono:
Takbir yang dilaksanakan setiap menjelang hari raya idul Fitri ataupun idul adha sebenarnya bukan hanya sekedar menjaga tradisi, tapi lebih dari itu adalah merupakan pelaksanaan syariat islam yang tlh diturunkan oleh Rasulullah. Keg tsb dilaksanakan hingga sekarang. Pelaksanaannya pun beraneka ragam. Hakekat takbir tsb adalah menyambut kemenangan ( klw dulu kemenangan dlm peperangan klw skrg kemenangan melawan hawa nafsu). Perlukah takbir keliling.? Klw keliling menggunakan kendaraan bermotor roda dua dgn kenalpot suaranya yg dikeras2 kan atau disertai kendaraan roda empat dgn penuh sesak penumpang dan berbagai jenis mercon atau oncor ditangan, ini yang tidak boleh dilakukan. Tapi kalau takbir keliling dgn jalan kaki yg tertib keliling di dalam desa apalagi disertai dgn lomba yg paling baik, tertib dan bagus dapat juara, ini diperbolehkan.
Dwi Areto:
Selain syiar juga biar rame pblinggo.jd ada hburan buat yg pada pulang kmpung...
Ruddy Dewantara:
Takbir keliling merupakan tradisi khas Indonesia yang sarat dengan pesan kemenangan dan kebahagiaan setelah sebulan berpuasa, meski takbiran menjadi tradisi namun masyarakat harus tetap memperhatikan etika dalam melaksanakan takbir keliling. Selama takbir keliling dilakukan dalam lingkup tertentu boleh-boleh saja.
Edy Susilo:
Kalau saya sih, itu cenderung ke tradisi. Kalau syiarnya dimana ya (mohon petunjuk).
Agus Nuryadi:
Takbir bukanlah suatu tradisi tapi sebuah hakekat wujud sebuah kemenagan hati dan rasa syukur kepada sang kholik.ketika kami mengadakan takbir keliling dengan tema pawai obor sebagai wujud rasa kegembiraan dan kemenagan bukan sebuah hura2. Memang semua kegiatan apapun pasti ada finansialnya.orang sholat saja harus menutup aurat.tentu menutup aurat ini perlu finansial apakah takbir dengan pawai juga bisa dikatakan hura2,takbir dengan pawai tentunya sebuah syiar islam karena dibalik itu ada ikatan ukuwah atau persatuan dan menunjukan islam itu kuat
Tapi mestinya bagaimana dipersepsikannya dan tidak dinodai dengan hal-hal yang bisa merusak, seperti hura-hura dan perbuatan tidak terpuji.
Bagaimana Cara menatakelola kegiatan Takbir Keliling?
Nga Dio:
gua si sngt setuju..bntuk dl kepanitiaan,llu tentukan routenya trs tentukn calon peserta.
Dadang Suryana:
Tentukan atribut yg akan di pergunakan, jenis kendaraan,jalur perjalanan yg akan di lalui peserta takbir,serta lamanya waktu acara takbir.
Agus Suhar Yono:
Mungkin kalau dilaksanakan seperti karnaval akan lebih tertib sehingga akan kerkodinir saat peletusan petasan,dilapangan merdeka,sepanjang pejlann keliling hanya suara takbir yang terdengar.
Sici Imorta:
Boleh ixut..tergantung niat dari yg melaxsanaxan Taxbir itu...memang seperti yg xita tau Taxbir xeliling sudah menjadi tradisi dari dulu, tapi ada baiknya moment ini menjadi suatu tradisi yg bisa menghidupxan syiar islam...tanpa adanya sesuatu yg membahayaxan seperti petasan...terlebih xalau ditambah lagu2 nasyid or pembacaan Al-Quran keliling pasti lebih best.
Contoh di Desa Taman Bogo :
Agus Nuryadi:
Mulai awal romadhon kami membentuk kepanitoaan dari unsur PHBI RISMA DAN PAMONG DESA.setelah trrbentuk kepanitiaan dan rumusan pelaksanaan kegiatan kami buat selebaran yg ditujukan untuk jamaah masjid dan mushola yg ada di Taman Bogo untuk ikut serta dlm kegiatan tersebut dengan ketentuan dan persyaratan peserta terlampir dlm selebaran. Kegiatan ini dilombakan.
Agus Nuryadi:
Kami rasa cukup baik kalau diadakan ditingkat kec karena bisa dijadikan aset wisata religi pak Mar Yono
Apa upaya Pemerintah Kecamatan:
Mar Yono:
Agenda tingkat kecamatan mengenai takbir ini, kita berkoordinasi dgn pihak forkopimcam menjaga situasi dan kondisi wilayah agar senantiasa kondusif sehingga masyarakat dpt melaksanakan ibadah dihariraya dgn nyaman dan aman. Adapun agenda di desa2 yang masuk laporannya; desa taman bogo melaksanakan takbir keliling dilombakan, desa taman endah lomba takbir keliling dan lomba tabuh beduk. Mungkin desa yang lain pun tdk jauh beda.
REFLEKSI Takbir Keliling (By Fasilitator)
Tak perlu terjebak pada siyar atau tradisi. Faktanya kegiatan itu ada dan dilakukan oleh warga masyarakat. Membawa beduk dan pengeras atau tidak, biasanya niat awalnya nya adalah takbiran dengan cara berkeliling.
Kalau faktanya Bahwa kegiatan itu ada, namun perlu penataan konsep dan cara agar Syiar atau tradisi bisa berjalan keduanya.
Lalu siapakah yang bertanggungjawab menatakelola kegiatan ini?
Pertanyaan ini tentu bukan untuk di jawab. Tapi bisa menjadi bahan pemikiran bersama seluruh masyarakat.
Mari Kita sepakati bahwa kegiatan yang bersifat hura-hura, membunyikan petasan, atau membawa kendaraan dengan knalpot bolong, dantindakan tidak terpuji lainnya bukanlah bagian dari takbir keliling yang sesungguhnya. Dan itu perlu kita antisipasi bersama.
Aparat pemerintah bertugas memberi himbauan dan peringatan, namun yang paling utama adalah kesadaran seluruh lapisan masyarakat.
Desa-desa yang telah menyelenggarakan Pawai keliling sambil mengumandangkan takbir Seperti yang dilakukan unsur RISMA, PHBI dan Pemerintah Desa Taman Bogo dan Taman Endah perlu menjadi contoh nyata bagaimana menatakelola Takbir dengan baik. Mengatur barisan, menetapkan tema, peralatan dan segala sesuatu yang diperlukan agar pelaksanaan kegiatan menjadi tertib dan bisa menyuguhkan sesuatu yang baik bagi seluruh masyarakat.
Hal ini bisa menjadi catatan bagi Desa desa lain diKecamatan Purbolinggo. Juga menjadi masukan bagi Pengurus PHBI Kecamatan Purbolinggo.
Upaya Jajaran USPIKA Kec. Purbolinggo untuk mengkoordinasikan dengan semua unsur kecamatan dan masyarakat untuk mencorong terciptanya situasi yang kondusif bagi seluruh warga patut kita apresiasi dan kita dukung. Karena muara dari seluruh kegiatan adalah terciptanya rasa aman, nyaman dan tentram.
Begitupun jika kegiatan ini di rencanakan di tingkat Kecamatan maka bisa menjadi kebanggaan warga Purbolinggo khususnya dan Kab. Lampung Timur umumnya. (**)
Rabu, 18 Mei 2016
Festival Reog dan Balaganjur Akan di Gelar di Purbolinggo Lampung Timur
![]() |
| Dok. Devile Reog pada Karnaval HUT RI 63 tahun 2008 Kec. Purbolinggo Lamtim |
Menurut Maryono (Camat Purbolinggo), acara yang akan digelar pada tanggal 21-22 Mei 2016 di Lapangan Merdeka Purbolinggo diikuti oleh peserta yang berasal dari wilayah Kabupaten Lampung Timur.
Maryono menyatakan bahwa Kecamatan Purbolinggo menjadi tempat penyelenggaraan festival tersebut. Persiapan yang telah dilakukan adalah rapat teknis antara Dinas Kebudayan dan Pariwisata dengan Pemerintah Kecamatan Purbolinggo yang diselenggarakan pada Selasa 17 Mei 2016.
Untuk memeriahkan acara ini, melalui akun facebook Maryono menghimbau kepada warga untuk menunjungi acara Festival ini. "HADIRI DAN SAKSIKANLAH FESTIFAL REOG PONOROGO DAN BALAGANJUR TKT. KAB LAMPUNG TIMUR, DI LAPANGAN MERDEKA KEC PURBOLING GO PADA HARI SABTU DAN MINGGU, TGL 21-22 MEI 2016. GRAATIIIIS." isi petikan info yang dibagikan Maryono.
Minggu, 15 Mei 2016
Menabung Gabah Untuk Masa Paceklik
Lampung Timur - Kelompok Tani Campur Sari (No. 12/11/04/120/2007)Seksi kegiatan Lumbung Paceklik Dusun VI Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur hari ini Minggu 15 Mei 2016, melaksanakan kegiatan pengumpulan Gabah untuk mengisi Lumbung Paceklik.
Saryono, pengurus kelompok kegiatan menyatakan bahwa Lumbung Paceklik ini telah memasuki tahun ke 6. Pada musim paceklik tahun 2015 kelompok memiliki kekayaan gabah sebanyak 6.747 kg. Setelah sisihkan jasa pengurus sebanyak 434 kg dan penyusutan 114 kg, maka total gabah yang dipinjamkan kepada anggota sebanyak 6.200 kg.
Mesin Kipas (1 unit), dan Timbangan Duduk. Menurut Salim, peralatan ini saat ini masih harus disewa dari tempat lain.
Senin, 09 Mei 2016
Semangat Membara Tak Kenal Usia
Lampung Timur - Usia Saliya tak muda lagi. Namun jangan meragukan semangat untuk kegiatan sosial,Pada kegiatan Aksi Peduli Keselamatan Pengguna Jalan Purbolinggo (Senin 09 Mei 2016) Saliya yang saat itu hanya kebetulan melintas di Jalan Bungur Raya Tanjung Kesuma Purbolinggo Lampung Timur, secara spontanitas Saliya terjun berpartisipasi dalam Aksi Peduli.
Suami Darsiti ini pun seperti tak mempedulikan pakaian yang sedang ia kenakan. Ayah 6 orang anak langsung terjun ke lubang jalanan yang berair dan berusaha mengeringkannya.
Sekitar 10 menit berselang ia pun bergegas pulang ke rumahnya dan kembali lagi untuk bertukar pakaian sekaligus membawa perlengkapan berupa gerobak sorong dan cangkul.
Kakek 21 Orang cucu ini, merupakan Ketua RT 07 Dusun II Tanjung Kesuma (Tetangga dusun dengan lokasi jalan yang berlubang ini). Namun ia seperti tak peduli dengan wilayah administrasi. Baginya bergotong royong bisa dilakukan dimana saja. Apalagi jika kegiatan itu untuk kepentingan umum.
Disela kegiatan Gotong Royong ini Saliya mengaku bahwa selaku Ketua RT, ia juga selalu mengambil inisiatif untuk membersihkan lingkungan. Bahkan ia tak jarang membersihkan selokan air di rumah yang tidak dihuni, agar lingkungan RT nya selalu bersih.

















