Tampilkan postingan dengan label Purbolinggo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Purbolinggo. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Agustus 2018

Melihat Dari Dekat Perpustakaan Desa Tanjung Kesuma

Menelaah Fungsi Perpustakaan Desa.
Perpustakaan Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung, meraih predikat sebagai Perpustakaan Unum Desa/Keluarahan Terbaik di Tingkat Provinsi Lampung.
Tak hanya itu,  setelah proses seleksi lanjutan,  ternyata Perpustakaan Desa Tanjung Kesuma ini juga berhasil meraih posisi sebagai 6 (enam)  besar Lomba Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan Tingkat Nasional Tahun 2016 Cluster B.
Tahapan Penjurian Lomba Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan Tingkat Nasional tahun 2018 telah dilaksanakan.  Pada tanggal 30 Juli 2018, 2 orang Juri dan 1 staf Perpustakaan Nasional telah datang ke Perpustakaan Desa Tanjung Kesuma Untuk melihat langsung kondisi riil aktifitas layanan dan kegiatan Perpusdes tersebut.
Proses ini menjadi sejarah baik bagi Desa Tanjung Kesuma khususnya dan jajaran pemerintah Daerah hingga Provinsi Lampung pada umumnya.  Mengingat mengingat menghidupkam dan mengelola Perpustakaan Desa bukanlah hal yang mudah. Perlu proses dan tahapan yang tidak sebentar.
Menyebut kata Perpustakaan boleh jadi pikiran kita tertuju pada buku  yang tersusun di rak dalam sebuah ruangan. Jika mengacu pada ruang perpustakaan, memang seperti itulah penataan sebuah perpustakaan baik itu milik sekolah atau milik pemerintah.
Namun demikian jika menyebut Perpustakaan Desa,  sudah mencerminkan pembeda siapakah yang melakukan pengelolan di perpustakaan tersebut.  Ya,  masyarakat desa. Bisa berasal dari unsur pemerintahan desa dibantu oleh orang yang dipercaya oleh pemerintaj desa untuk melakukan pengelolaan Perpustakaan Desa.
Pengelolaan Kegiatan Perpustakaan Desa Tanjung Kesuma dibagi menjadi beberapa bagian.  Secara fungsi pokok Perpustakaan Desa Tanjung Kesuma adalah menyediakan layanan buku bagi masyarakat.  Disisi lain,  Perpustakaan Desa juga harus mengambil bagian menjadi pemrakarsa kegiatan edukatif dan produktif bagi masyarakat.
Sinergi dan kerjasama para pengelola Perpustakan Desa Tanjung Kesuma dengan berbagai pihak mutlak diperlukan. Membuat promosi,  inovasi dalam melkukan kegiatan adalah syarat mutlak yang terus dilakukan  Perpustakaan Desa agar kehadirannya benar benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.
Partisipasi masyarakat adalah harga mati.  Tidk bisa ditawar-tawar lagi,  agar pengelolaan dan pelayanan perpustakaan desa bisa dijalankan.
Dukungan Pemerintah mulai tingkatDesa,  Kecamatan, Kabupaten, Provinsi hingga Pusat,  sangat diperlukan agar perpustakaan bisa terus meningkatkan sarana prasarana, kelengkapan,  fasilitas dn koleksi buku agar semakin hari layanan perpustakaan desa semakin berkualitas.
Peranan pihak Swasta,  BUMN,  perorangan yang memiliki kepedulian dlm bidang literasi sangat diperlukan untuk turut menjadikan Perpustakaan Desa bis tampil sebagai wadah yang makin diminati oleh berabagai lapisan masyarakat.
Perpustakaan Desa Tanjung Kesuma sedang terus berbenah pada seluruh sisi. Mulai dari peningkatkan kemampuan SDM Pengelola,  Perbaikan layanan,  Pemanfaatan Teknologi Informasi.
Selain itu Perpustakaan desa terus memperkuat sinergi kerjasama dengan berbagai pihak, mulai dari sinergi dengan kelompok,  organisasi,  instansi,  institusi,  lembaga yang ada di tingkat desa dan jajaran diatasnya.

Pada bagian akhir tulisan ini,  penulis juga menelaah bahwa Perpustakaan Desa Tanjung Kesuma juga tengah bergeliat berinovasi baik dalam layanan dak kegiatan. Kegiatan yang bersifat edukatif, inovatif, berkonsep luar ruangan,  agar diminati masyarakat,  sehingga tujuan mendekatkan Buku dengan Manusia bisa terwujud dalam beragam cara.
"Jika Buku adalah Sumber Ilmu,  maka harus ada timba,  wadah dan salurannya, agar Sumber itu bisa mengalirkan manfaat bagi banyak orang"
"Jika Buku adalah Gudangnya Pengetahuan,  maka pintu Gudangnya Harus terbuka,  Bisa Dimasuki siapapun,  dengan cara yang mudah dengan tujuan isi gudang nya segera diambil dan dimanfaatkan intisari nya"

Kamis, 08 Februari 2018

Menara Bambu di Embung Tirta Kesuma

Penataan Kawasan Wisata Desa Tanjung Kesuma Purbolinggo Lampung Timur terus dilakukan. UntukUntukenbah daya tarik di lokasi Embung Tirta Kesuma, Warga yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata *Pokdarwis) Kesuma Wisata tengah membuat Menara Bambu di tengah Embung Tirta Kesuma.

Menara ini direncanakan selesai pertengahan Februari ini, diperuntukan sebagai wahana selfie bagi pengunjung Kawasan Wisata Desa Tanjung Kesuma.



Minggu, 19 November 2017

Kawasan Edukasi Keragaman Hayati Lampung Timur


Persiapan Kawasan Edukasi Keragaman Hayati di Kabupaten Lampung Timur merupakan area untuk mengenalkan beragam jenis Tumbuhan yang berada di Desa Tanjung Kesuma, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur. Kawasan ini di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa Artha Jaya Kesuma bekerjasama dengan Pokdarwis Kesuma Wisata, Komunitas Gubuk Baca Kesuma Dirgantara, Komunitas Peduli Sampah (KPS) Lampung dan warga masyarakat desa.

Minggu, 06 Agustus 2017

ALumni TK Pertiwi Gelar Aksi Peduli Pendidikan Usia Dini


Sekelompok alumni TK Pertiwi Kecamatan Purbolinggo Lampung Timur berencana akan menggelar Aksi Peduli Pendidikan Anak Usia Dini. Menurut SK. Armando selaku koordinator kegiatan, rencana kasi peduli ini didasari keprihatinan terhadap kondisi dan perkembangan TK Pertiwi Purbolinggo. Sebagai Alumni TK Pertiwi tahun 1997/98, ia menggugah teman-teman sesam alumni TK Pertiwi untuk berbagi kepedulian dan perhatian terhadap perkembangan pendidikan Anak Usia dini.

Kegiatan yang akan direncanakan meliputi : DONASI PEDULI PENDIDIKAN USIA DINI
AKSI PENGECATAN PLAYGROUND & DINDING, PENGHIJAUAN DAN DONASI BUKU. Kegiatan ini semata-mata di dedikasikan kepada anak-anak usia dini yang menmpuh pendidikan di TK Pertiwi. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap dimulai pada Bulan September 2017.

SK Armando menghimbu kepada seluruh Alumni TK Pertiwi Purbolinggo untuk bisa berpartisipasi.

Minggu, 12 Maret 2017

Tiga Camat Purbolinggo dalam 6 tahun terakhir

Tiga  Camat Purbolinggo  Foto: 
Dari kiri Ke kanan Drs. Maryono, Drs. Sahrun dan
Drs. Ibnu Santoso.(
 Foto dok. Ibnu Santoso)
Melihat Postingan di akun facebook Bapak Ibnu Santoso hari ini saya menjadi tertarik untuk mendownload gambar ini. Dengan izin beliau pula foto ini bisa saya unggah ke blog ini. 

Foto ini diambil pada momentum yang sangat langka. Sosok tiga orang yang pernah dan sedang menjabat Camat Purbolinggo secara berurutan.

Sebagai tambahan informasi  bagi warga Kecamatan Purbolinggo, Drs. Ibnu Santoso menjabat Camat Purbolinggo sejak Maret 2011 s/d Oktober 2015. 
Setelah itu  sejak Oktober 2015  Januari 2017 Camat Purbolinggo di Jabat oleh Drs. Maryono ) dan kemudian Drs. Sahrun (Januari 2017 - Sekarang).

Banyak hal yang telah dilakukan oleh sosok yang awet muda ini selama menjabat secara Camat Purbolinggo.  Ibnu memiliki banyak kesan. Melalui Applikasi Messenger beliau menulis, "Ya saya punya begitu banyak teman..Dari yg anak,muda,tua,..Sehingga mempermudah dlm komunikasi dalam menjalankan roda pemerintahan dan bisa melayani lbh baik...Saya happy di dgn dinamika kehidupan masyarakat"

Hingga kemudian Ibnu  Santoso pindah tugas Sebagai Camat di Kecamatan Labuhan Ratu Lampung Timur selama 2 tahun dan saat ini di Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Timur.

Foto yang menarik dan bisa menjadi pengingat bagu warga dari Kecamatan Purbolinggo bahwa mereka adalah aparat negara yang telah dan sedang membaktikan  diri di kecamatan Purbolinggo Lampung Timur.

Mengakhiri tulisan singkat ini saya mengutip pesan Ibnu Santoso untuk  Warga Kecamatan Purbolinggo "Semoga menjadi wilayah yang maju dgn basis pendidikan.."...Buat semua warga "aku sll merindukan'mu...'". 

Sabtu, 11 Maret 2017

Seni Reog Singo Budoyo Taman Endah Pukau Warga Masyarakat

Penampilan Sanggar  Seni  Reog Singo Budoyo Desa Taman Endah Purbolinggo Lampung Timur dalam memeriahkan Acara Resepsi Pernikahan Rizcy Danur Dara, S.Kom. & Garli Marshantia S.TP. pada Sabtu 11 Maret 2017.
Pada acara yang digelar dalam Rangka resepsi pernikahan putra pertama Bapak Sutirto (RJC Computer) tersebut Sangat Seni Singo Budoyo menampilkan beragan atraksi seni reog. Penampilan ini disambut antusias oleh warga masyarakat dan tamu undangan yang harus pada Acara ini.



Rabu, 01 Februari 2017

Putra Kesuma FC Sabet Piala Bergilir Ansor Cup II 2017

Foto Bersama Putra Kesuma FC dengan Firman Utina
(Kapten Timnas)
Way Bungur (30/01/2017), Putra Kesuma FC Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur akhirnya menjadi Juara Dalam gelaran Final  Ansor Cup II 2017.

Dalam Laga Final yang dilaksanakan di Lapangan Desa Toto Promo Way Bungur Lampung Timur ini,  Putra Kesuma FC bertanding sengit dengan BRC Taman Endah Purbolinggo.

Berikut Formasi Putra Kesuma  FC Kapten: Surya Efendi (Pepen), Kiper: Tito, Bek Tengah: Owen dan Budi, Bek Kanan:  Hendri, Bek Kiri: Aal, Gelandang Tengah: Surya Efendi, Gelandang Bertahan: Ekas, Gelandang Serang: Bisri, Penyerang Kanan: Kus, Penyerang Kiri: Entong , Striker: Heri, sementara di bangku Cadangan ada Kiper Aspek, Pemain: Obi, Andi, Budi Santoso, Rifai, Meksi. Manager  Agus Haryadi, Official Jefri, Co official Rudi.

Tendangan Budi Santoso menjadi penentu kemenagan
Putra Kesuma FC
Adu strategi dan trik dilakukan kedua tim dari awal pertandingan hingga peluit akhir babak kedua bunyikan. Skor tetap berimbang 0-0.

Akhirnya drama adu pinalti tak dapat dielakkan. Dengan semangat yang tinggi, semua tendangan yang dilakukan pemain Putra Kesuma FC berhasil bersarang di Gawang BRC Taman Endah dengan skor akhir 5-4.

Kmenangan ini dsambut gembira oleh warga Tanjung Kesuma. Ratusan warga yang turut menonton gelaran final ini bersorak gembira menyambut kemenangan ini.


Rabu, 23 November 2016

UPTD Puskesmas Purbolinggo Siap Mengikuti Proses Akreditasi

Seganap jajaran UPTD Puskesmas Purbolinggo tengah bersiap untuk mengikuti proses akreditasi dari Komisi Akreditasi untuk FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) Kementrian Kesehatan Republik Indonesia .

Mulyono, S.St. selaku Kepala UPTD Puskesmas Purbolinggo  Lampung Timur menyampaikan bahwa tujuan akreditasi adalah untuk Meningkatkan mutu, kinerja dan sistem manajemen, sistem penyelenggaraan pelayanan dan penerapan manajemen risiko.

Lebih lanjut Mulyono menegaskan bahwa Proses akreditasi tidak semata-mata sekedar penilaian untuk mendapatkan sertifikasi akreditasi.  "Selanjutnya Kami siap menjaga mutu dan layanan di Puskesmas Purbolinggo", tegas Mulyono.

Akreditasi dilaksanakan secara Periodik 3 tahun sekali.  Dalam akreditasi ada  beberapa kategori Tingkatan Puskesmas Dasar, Pratama, Madya Dan Paripurna.

Meskipun Baru pertama kali UPTD Puskesmas Purbolinggo melaksanakan Akreditasi.
Ketika di tanya target Puskesmas dalam Akreditasi kali ini Mulyono mengaku menagetkan untuk meraih kategori minimal Puskesmas Akreditasi Madya.

Minggu, 20 November 2016

SSB Gadjah Mada Lampung sabet Piala Bergilir U11

Gelaran Festival Sepak Bola Anak Piala Gadjah Mada Lampung 2016 berlangsung meriah. 20 tim yang bertanding selama satu hari penuh telah bisa menuai pengalamab bertanding dan bisa mengukir beragam prestasi.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT 1 SSB Gadjah Mada Lampung ini mendapat respon baik dari penggiat sepak bola anak.
Pada babak Semi Final yang dilangsungkan sore tadi,  SSB Gadjah Mada asal Purbolinggo Lampung Timur dan  SSB Putra Kota asal Koga Gajah Lampung Tengah bertarung sengit untuk memperebutkan Juara 1.
Pemain dari SSB Gadjah Mada  bermain maksimal hingga bisa mengalahkan tim tamu 1-0. 
Sementara pada  pertandingan yang memperebutkan Juara 3 dan 4 juga tidak kalah seru. Pemain SSB Porham  asal Kota Metro dan SSB Spectra Way Bungur Lampung Timur saling mengadu strategi untuk menang. Berkat upaya  maksimalnya, tim Spectra Way Bungur berhasil menekuk Tim Porham Kota Metro.
Rangkaian pertandingan U11  ditutup dengan pembagian piala untuk juara sebagai berikut:
1. Juara 1 SSB Gadjah Mada Purbolinggo Lampung Timur
2. Juara 2 SSB Putra Koga, Kita Gajah Lampung Tengah
3. Juara 3  SSB Porham Kita Metro
4. Juara 4  SSB Spectra Way Bungur
Best Team Player : Putra Koga, Lampung Tengah
Best Goal Keeper : Zidane (SSB Gadjah Mada Purbolinggo Lampung)
Best Player : Albeno (SSB Gadjah Mada Purbolinggo Lampung).

Jumat, 11 November 2016

Ulang Tahun Pertama SSB Gadjah Mada Lampung Gelar Festival Sepak Bola Anak se-Lampung



Dalam rangka mencetak bakat dan pembinaan prestasi sepak bola seja dini, Sekolah Sepak Bola Gadjah Mada Lampung menggelar Festival Sepak Bola Anak U11 dan U12.


Acara yang merupakan agenda tahunan SSB Gadjah Mada Lampung ini akan memperebutkan Piala Gadjah Mada Lampung.


Menurut Ketua Panitia Suwarjo, S.Pd. kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Ulang Tahun Pertama Sekolah Sepak Bola Gajah Mada Lampung.


Sejak didirikan tahun 2015 oleh Ayatullah Alfarisy, SSB Gadjah Mada Lampung telah mengantongi berbagai prestasi baik tingkat daerah maupun tingkat nasional.


Kegiatan Festival Bola Anak akan dipusatkan di Lapangan Merdeka Purbolinggo Lampung Timur tanggal 20 dan 27 November 2016.


Menurut Eko (selaku panitia penyelengara) kegiatan ini akan diikuti peserta  Se Provinsi Lampung. Hingga saat ini peserta yang sudah mendaftarkan diri berasal dari Kabupaten Way Kanan, Tulang Bawang Barat, Lampung Tengah, Kita Metro,  Lampung Timur,

Dan daerah lainnya.


Panitia penyelenggara mengajak seluruh lapisan masyarakat dapat mendukung dan menyaksikan gelaran acara yang akan membawa harum nama Lampung Timur dalam kancah sepak bola  anak ke daerah lain.






Selasa, 16 Agustus 2016

Meriahkan HUT RI 71 th, Purbolinggo Gelar Carnaval

Ribuan siswa sekolah TK, SD/MI, dan Kontingen dari Pemerintahan Desa se-Kecamatan Purbolinggo melaksanakan Carnaval pada Selasa 16/08/2016.
Meski sempat di guyur hujan, acara yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Purbolinggo ini tetap dipadati peserta Carnaval. Mereka antusias untuk berpartisipasi dalam rangka memeriahkan acara HUT RI ke 71 tahun ini.
Aneka kreasi dan atraksi menarik di bawakan masing masing rombongan peserta Carnaval.  Kendaraan hias mendominasi rombongan Carnaval Tingkat Paud dan TK.  Ditumpangi siswa siswi yang mengenakan pakaian adat, baju seragam TNI Polri, dokter dll. Sementara rombongan peserta dari tingkat desa, membawakan berbagai atraksi kesenian tradisional, kesenian.religi dan hasil hasil pembangunan.
Beragam bentuk ogoh-ogoh dan miniatur masih
Pada tahun ini Rute Carnaval dimulai dari Lapangan Merdeka Purbolinggo menuju Jalan Bungur Raya sampai Dusun I Tanjung Kesuma berbelok arah Ke Jalan Perintis Kemerdekan menuju Desa Tegal Yoso dan Desa Tanjung Inten.  Kemudian belok kanan menuju Desa Taman Fajar dan kembali ke Lapangan Merdeka Purbolinggo (Garis Finish). Panjang rute carnaval diperkirakan 5 km.

Rabu, 03 Agustus 2016

Mengapa Kelompok Usaha Bersama (Kube)?

Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Tunas Kesuma Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur.

Kelompok ini didirikan atas inisiatif beberapa warga masyarakat Desa Tanjung Kesuma untuk mengajak warga laiinya memanfaatkan lahan pekarangan dengan membudidayakan tanaman pepaya.


Minggu, 03 Juli 2016

Warga Tanjung Kesuma Mulai Buat Lubang Tanam Pepaya


Supandi (65th) mulai membuat lubang tanam untuk pepaya Minggu 03 Juli 2016. Ia berencana mengikuti program Kemitraan Budidaya Tanaman Pepaya yang diselenggarakan oleh Kube Tunas Kesuma Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur.

Supandi menyiapkan lahan tegalan seluas 1000 m2 dan berencana menanam 200 batang pepaya.
Sebelumnya lahan yang terletak disisi Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera ini ia tanami jagung.  Pada saat ada penawaran Program Kemitraan Budidaya Pepaya oleh Kube Tunas Kesuma, ia bertekad untuk mengikuti. "Namanya usaha perlu dicoba, apalagi ini hal baru", tekadnya.

Ketika ditanya kesiapan untuk Tanam Perdana Pada 18 Juli 2016, ia menyatakan siap. Bahkan lahan miliknya pun di siapkan sebagai Lokasi Gerakan Tanam Perdana  Pepaya.

Menurut Saryono (Wakil Ketua Kube Tunas Kesuma) Kegiatan ini rencananya akan mengundang jajaran Pemerintahan Kecamatan Purbolinggo, Dinas Instansi terkait,Anggota DPRD Kabupaten, Lampung Timur dan pihak lain, sebagai Gerakan Peduli Lahan Pekarangan dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.

Kamis, 23 Juni 2016

Pentingya Website atau Blog Bagi Desa di Lampung Timur


Screen shoot blog / Website Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur
Pentingnya Desa Memiliki Blog / Website

Ajakan Pengembang Blog Desa kepada aparatur pemerintah desa dan mayarakat Desa Tanjung Kesuma:

Wujudkan kebanggaan Anda sebagai warga desa. Buktikan kecintaan Anda kepada Desa Anda. Siapapun Anda, apapun profesi Anda, berapapun umur Anda (Selagi Anda bisa menceritakan kebanggaan dan kecintaan Anda terhadap Desa) Anda bisa BERPARTISIPASI  Dalam MENDOKUMENTASIKAN SETIAP INFORMASI, PERKEMBANGAN DAN AKTIFITAS SEHARI-HARI Disekitar Anda.

Ada Ribuan Aktifitas, Program, Perkembangan, Prestasi, Keberhasilan, Inspirasi, Kejadian, Informasi, Peluang, Kesempatan dan Semua hal Positif yang terjadi selama ini di setiap desa. Namun hanya sebagian kecil saja yang terdokumentasi dengan baik dan bisa dipelajari oleh generasi berikutnya.

Padahal Semua itu bernilai Sejarah. Apa yang di Lakukan hari ini ADALAH SEJARAH Untuk   5 - 10 tahun mendatang. Apa yang terjadi hari ini Adalah Sejarah Bagi Anak-Cucu kita dimasa depan.

Bayangkan jika dimasa depan anak-cucu kita Tersenyum Bangga karena memiliki Orangtua yang turut serta menjadi pelaku  Sejarah & Mau Membagikan Sejarah Itu kepada mereka.

Mari mulai dari SEKARANG. Dukung Pengembangan BLOG DESA TANJUNG KESUMA
Agar Tanjung Kesuma Tetap Menjadi Desa Kebanggaan Anak-Cucu Kita dimasa depan. Juga agar Tanjung Kesuma mudah dikenali dari seluruh Penjuru dunia.

Cara Berpartisipasi:

Dokumentasikan (Foto/Video) Setiap Kegiatan yang menyangkut :

Pembangunan Sarana & Infrastruktur Desa,
Kegiatan Sosial Kemasyarakatan dan Keagamaan,
Kegiatan yang berhubungan dengan Tradisi, Seni dan Budaya,
Perekonomian Warga Masyarakat, Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan dll
Hal-hal yang menyangkut Keamanan & Ketertiban Desa
Kegiatan yang berkaitan dengan Sanitasi & Lingkungan Hidup
Kegiatan yang menunjang peningkatan Kapasitas SDM, Mental dan Spiritual
Kegiatan Yang berhubungan dengan Olahraga dan Kepemudaan
Dan lain-lain

Sertakan informasi Pendukung yang berisi:

What (apa) = Nama Kegiatan
When (Kapan) = Waktu Kegiatan
Where (Dimana) = Tempat Kegiatan
Who (Siapa) = Siapa Orang yang Terlibat
Why (Mengapa) = Alasan Kegiatan dilaksanakan
How (Bagaimana) = Teknis & Cara kegiatan dilaksanakan

Kirimkan Foto & Informasi:
kepada ADMIN SEMENTARA
www.tanjungkesuma.blogspot.com

Atau melalui :
e-mail :yatnolensa@yahoo.com

atau datang langsung ke:

Jl. Lintas Timur Sumatera Dsn VI Tanjung Kesuma Purbolinggo Lampung Timur
HP. 0812 7227 4677

Rabu, 22 Juni 2016

Gerakan Jimpitan Untuk Pemasangan Lampu Penerangan Jalan

Kegiatan Jimpitan beras dilaksanakan oleh ibu ibu RT 20 & 21 Dusun VI Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur.
Jimpitan merupakan kearifan lokal warga desa yang masih terjaga dan terbukti bisa digunakan untuk mewujudkan sebuah rencana bersama.
Cara yang dilakukan dalam melaksanakan kegiatan Jimpitan ini adalah dengan mengumpulkan beras dari tiap rumah warga. Warga menyediakan tempat beras bisa menggunakan gelas air mineral, toples kecil, potongan botol air mineral atau bekas kaleng susu.
Setiap hari warga menaruh beras seiklasnya. Bisa satu genggam, atau beberapa sendok makan lalu di taruh di wadah dan digantungkan di bagian depan atau samping rumah.
Setiap sore hari petugas yang ditunjuk mengambil dari rumah ke rumah dan kemudian mengumpulkan beras tersebut. Setelah mencapai jumlah tertentu beras kemudian dijual. Uang hasil penjualan beras inilah yang kemudian menjadi kas.
Ibu ibu di lingkungan Dusun VI Desa Tanjung Kesuma  telah melaksankan jimpitan dan memiliki kas hingga jutaan rupiah. Pada tahap awal uang ini akan digunakan untuk pembelian lampu penerangan jalan umum di lingkungan dusun tersebut.

Selasa, 21 Juni 2016

Kube Tunas Kesuma Resmi buka Pendaftaran Anggota Kemitraan Budidaya Pepaya

Dalam rangka pemanfaatan lahan Peekarangan dan peningkatan ekonomi warga masyarakat, pengurus Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Tunas Kesuma Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Lampung Timur menyelenggarakan sosialisasi program kemitraan Budidaya Tanaman Pepaya di Desa Tanjung Kesuma Purbolinggo Lampung Timur.

Acara yang diselenggarakan di Kediaman Y. Sunarto (Dusun VI Tanjung Kesuma) bertepatan dengan selesainya acara Do'a Bersama yang diselenggarakan rutin oleh umat katholik, mendapat sambutan antusias.

Pada acara tersebut Saryono (Pengurus  Kube Tunas Kesuma) menyampaikan program kemitraan budidaya tanaman pepaya dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Ia menawarkan kepada warga yang masih memiliki tanah kosong dipekarangan untuk bisa mengikuti program kemitraan ini. Jenis pepaya yang dikembangkan ada dua jenis yaitu pepaya Bangkok dan California.

Saryono menambahkan bahwa target awal pepaya yang di kembangkan minimal 3 ton setiap kali panen. Pada tahap pertama direncanakan akan dilakukan penanaman sebanyak 2.000 batang  di wilayah Dusun VI Tanjung Kesuma.

Suyatno (Sekretaris Kube Tunas Kesuma) memaparkan pentingnya berkelompok dalam melakukan budidaya pepaya. Selain untuk memudahkan pemasaran, dengan berkelompok juga akan memudahkan dalam proses budidaya karena dilakukan secara serentak oleh warga. Ia mengingatkan bahwa dalam organisasi Kube ada beberapa aturan yang perlu ditaati bersama sebagai jaminan program kemitraan budidaya pepaya bisa berjalan lancar.

Y. Sunarto, selaku warga masyarakat Dusun VI dan pimpinan jemaat umat katholik dusun setempat menyambut baik rencana ini. Ia pun mengajak jemaat lain untuk bersama-sama mendukung program ini yang ditawarkan.  Ia melihat bahwa usaha budidaya pepaya memiliki peluang yang perlu dikembangkan.

Diskusi Interaktif Online : Takbir keliling Hidupkan Syiar Atau Mejaga Tradisi

Dalam rangka menyambut Idul Fitri 1434 H, Admin Group Facebook:  Warga Purbolinggo Lampung Timur menggelar Diskusi Interaktif Online (DiO) pada Senin 20 Juni 2016.
Diskusi ini bertema Takbir keliling Hidupkan Syiar atauMejaga Tradisi"

Acara dipandu yatnolensa

Bahan Diskusi : Setiap Malam Idul Fitri sudah lazim dilaksanakan Takbir Keliling. Kegiatan tersebut dilakukan dengan berbagai cara. Bisakah teman teman semua memberikan gambaran sedikit mengenai bentuk Takbir keliling yang pernah ada di sekitar kita

Pendapat:
Nirwana Religi:
Takbir keliling yang sering kita jumpai adalah menggunakan kendaraan terbuka, truk atau pickup, dan juga motor.... Dengan membawa beduk dan pengeras suara untuk mengumandangkan Takbir....

Dadang Suryana:
Terima kasih fasilitator.. Tabir keliling wujud ekspresi umat dalam menyambut hari kemenangan, ini pun salah satu cara untuk syiar islam, menjaga tali silaturrahmi dan kerukunan antar umat.

Mar Yono:
Takbir yang dilaksanakan setiap menjelang hari raya idul Fitri ataupun idul adha sebenarnya bukan hanya sekedar menjaga tradisi, tapi lebih dari itu adalah merupakan pelaksanaan syariat islam yang tlh diturunkan oleh Rasulullah. Keg tsb dilaksanakan hingga sekarang. Pelaksanaannya pun beraneka ragam. Hakekat takbir tsb adalah menyambut kemenangan ( klw dulu kemenangan dlm peperangan klw skrg kemenangan melawan hawa nafsu). Perlukah takbir keliling.? Klw keliling menggunakan kendaraan bermotor roda dua dgn kenalpot suaranya yg dikeras2 kan atau disertai kendaraan roda empat dgn penuh sesak penumpang dan berbagai jenis mercon atau oncor ditangan, ini yang tidak boleh dilakukan. Tapi kalau takbir keliling dgn jalan kaki yg tertib keliling di dalam desa apalagi disertai dgn lomba yg paling baik, tertib dan bagus dapat juara, ini diperbolehkan.

Dwi Areto:
Selain syiar juga biar rame pblinggo.jd ada hburan buat yg pada pulang kmpung...

Ruddy Dewantara:
Takbir keliling merupakan tradisi khas Indonesia yang sarat dengan pesan kemenangan dan kebahagiaan setelah sebulan berpuasa, meski takbiran menjadi tradisi namun masyarakat harus tetap memperhatikan etika dalam melaksanakan takbir keliling. Selama takbir keliling dilakukan dalam lingkup tertentu boleh-boleh saja.

Edy Susilo:
Kalau saya sih, itu cenderung ke tradisi. Kalau syiarnya dimana ya (mohon petunjuk).

Agus Nuryadi:
Takbir bukanlah suatu tradisi tapi sebuah hakekat wujud sebuah kemenagan hati dan rasa syukur kepada sang kholik.ketika kami mengadakan takbir keliling dengan tema pawai obor sebagai wujud rasa kegembiraan dan kemenagan bukan sebuah hura2. Memang semua kegiatan apapun pasti ada finansialnya.orang sholat saja harus menutup aurat.tentu menutup aurat ini perlu finansial apakah takbir dengan pawai juga bisa dikatakan hura2,takbir dengan pawai tentunya sebuah syiar islam karena dibalik itu ada ikatan ukuwah atau persatuan dan menunjukan islam itu kuat

Tapi mestinya bagaimana dipersepsikannya dan tidak dinodai dengan hal-hal yang bisa merusak, seperti hura-hura dan perbuatan tidak terpuji.

Bagaimana Cara menatakelola kegiatan Takbir Keliling?

Nga Dio:
gua si sngt setuju..bntuk dl kepanitiaan,llu tentukan routenya trs tentukn calon peserta.

Dadang Suryana:
Tentukan atribut yg akan di pergunakan, jenis kendaraan,jalur perjalanan yg akan di lalui peserta takbir,serta lamanya waktu acara takbir.

Agus Suhar Yono:
Mungkin kalau dilaksanakan seperti karnaval akan lebih tertib sehingga akan kerkodinir saat peletusan petasan,dilapangan merdeka,sepanjang pejlann keliling hanya suara takbir yang terdengar.

Sici Imorta:
Boleh ixut..tergantung niat dari yg melaxsanaxan Taxbir itu...memang seperti yg xita tau Taxbir xeliling sudah menjadi tradisi dari dulu, tapi ada baiknya moment ini menjadi suatu tradisi yg bisa menghidupxan syiar islam...tanpa adanya sesuatu yg membahayaxan seperti petasan...terlebih xalau ditambah lagu2 nasyid or pembacaan Al-Quran keliling pasti lebih best.

Contoh di Desa Taman Bogo :

Agus Nuryadi:
Mulai awal romadhon kami membentuk kepanitoaan dari unsur PHBI RISMA DAN PAMONG DESA.setelah trrbentuk kepanitiaan dan rumusan pelaksanaan kegiatan kami buat selebaran yg ditujukan untuk jamaah masjid dan mushola yg ada di Taman Bogo untuk ikut serta dlm kegiatan tersebut dengan ketentuan dan persyaratan peserta terlampir dlm selebaran. Kegiatan ini dilombakan.

Agus Nuryadi:
Kami rasa cukup baik kalau diadakan ditingkat kec karena bisa dijadikan aset wisata religi pak Mar Yono

Apa upaya Pemerintah Kecamatan:

Mar Yono:
Agenda tingkat kecamatan mengenai takbir ini, kita berkoordinasi dgn pihak forkopimcam menjaga situasi dan kondisi wilayah agar senantiasa kondusif sehingga masyarakat dpt melaksanakan ibadah dihariraya dgn nyaman dan aman. Adapun agenda di desa2 yang masuk laporannya; desa taman bogo melaksanakan takbir keliling dilombakan, desa taman endah lomba takbir keliling dan lomba tabuh beduk. Mungkin desa yang lain pun tdk jauh beda.


REFLEKSI Takbir Keliling (By Fasilitator)

Tak perlu terjebak pada siyar atau tradisi. Faktanya kegiatan itu ada dan dilakukan oleh warga masyarakat. Membawa beduk dan pengeras atau tidak, biasanya niat awalnya nya adalah takbiran dengan cara berkeliling.

Kalau faktanya Bahwa kegiatan itu ada, namun perlu penataan konsep dan cara agar Syiar atau tradisi bisa berjalan keduanya.

Lalu siapakah yang bertanggungjawab menatakelola kegiatan ini?

Pertanyaan ini tentu bukan untuk di jawab. Tapi bisa menjadi bahan pemikiran bersama seluruh masyarakat.

Mari Kita sepakati bahwa kegiatan yang bersifat hura-hura, membunyikan petasan, atau membawa kendaraan dengan knalpot bolong, dantindakan tidak terpuji lainnya bukanlah bagian dari takbir keliling yang sesungguhnya. Dan itu perlu kita antisipasi bersama.

Aparat pemerintah bertugas memberi himbauan dan peringatan, namun yang paling utama adalah kesadaran seluruh lapisan masyarakat.

Desa-desa yang telah menyelenggarakan Pawai keliling sambil mengumandangkan takbir Seperti yang dilakukan unsur RISMA, PHBI dan Pemerintah Desa Taman Bogo dan Taman Endah perlu menjadi contoh nyata bagaimana menatakelola Takbir dengan baik. Mengatur barisan, menetapkan tema, peralatan dan segala sesuatu yang diperlukan agar pelaksanaan kegiatan menjadi tertib dan bisa menyuguhkan sesuatu yang baik bagi seluruh masyarakat.

Hal ini bisa menjadi catatan bagi Desa desa lain diKecamatan Purbolinggo. Juga menjadi masukan bagi Pengurus PHBI Kecamatan Purbolinggo.

Upaya Jajaran USPIKA Kec. Purbolinggo untuk mengkoordinasikan dengan semua unsur kecamatan dan masyarakat untuk mencorong terciptanya situasi yang kondusif bagi seluruh warga patut kita apresiasi dan kita dukung. Karena muara dari seluruh kegiatan adalah terciptanya rasa aman, nyaman dan tentram.

Begitupun jika kegiatan ini di rencanakan di tingkat Kecamatan maka bisa menjadi kebanggaan warga Purbolinggo khususnya dan Kab. Lampung Timur umumnya. (**)


Rabu, 18 Mei 2016

Festival Reog dan Balaganjur Akan di Gelar di Purbolinggo Lampung Timur

Dok. Devile Reog pada Karnaval HUT RI 63 tahun 2008
Kec. Purbolinggo Lamtim
Purbolinggo Lampung Timur- Dalam rangka memperingati HUT Lampung Timur ke 17 tahun 2016, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lampung Timur akan menggelar Festival Reog dan Balaganjur Tingkat Kabupaten Lampung Timur.

Menurut Maryono (Camat Purbolinggo), acara yang akan digelar pada tanggal 21-22 Mei 2016 di Lapangan Merdeka Purbolinggo diikuti oleh peserta yang berasal dari wilayah Kabupaten Lampung Timur.

Maryono menyatakan bahwa Kecamatan Purbolinggo  menjadi tempat penyelenggaraan festival tersebut. Persiapan yang telah dilakukan adalah rapat teknis antara Dinas Kebudayan dan Pariwisata dengan Pemerintah Kecamatan Purbolinggo yang diselenggarakan pada Selasa 17 Mei 2016.

Untuk memeriahkan acara ini, melalui akun facebook Maryono menghimbau kepada warga untuk menunjungi acara Festival ini. "HADIRI DAN SAKSIKANLAH FESTIFAL REOG PONOROGO DAN BALAGANJUR TKT. KAB LAMPUNG TIMUR, DI LAPANGAN MERDEKA KEC PURBOLING GO PADA HARI SABTU DAN MINGGU, TGL 21-22 MEI 2016. GRAATIIIIS." isi petikan info yang dibagikan Maryono.

Minggu, 15 Mei 2016

Menabung Gabah Untuk Masa Paceklik

Lampung Timur - Kelompok Tani Campur Sari (No. 12/11/04/120/2007)
Seksi kegiatan Lumbung Paceklik Dusun  VI Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur hari ini Minggu 15 Mei 2016, melaksanakan kegiatan pengumpulan Gabah untuk mengisi Lumbung Paceklik.

Saryono, pengurus kelompok kegiatan menyatakan bahwa Lumbung Paceklik ini telah memasuki tahun ke 6.  Pada musim paceklik tahun 2015 kelompok memiliki kekayaan gabah sebanyak 6.747 kg.  Setelah sisihkan jasa pengurus sebanyak 434 kg dan penyusutan 114 kg, maka total gabah yang dipinjamkan kepada anggota sebanyak 6.200 kg.
Pada pengumpulan hari ini, pengurus menargetkan jasa masuk sebesar 1.550 kg. Jika ditambah dengan pokok gabah tahun 2015, maka total gabah yang akan disimpan di Lumbung Paceklik Dusun VI Tanjung Kesuma adalah 7.750 kg. Ini belum ditambah adanya penambahan gabah dari anggota baru yang nilai saham nya adalah 162 kg/saham.

Menurut Sugianto HS. Kepala Desa Tanjung Kesuma, kegiatan Lumbung Paceklik ini merupakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang bermanfaat pada seluruh anggota. Sangat membantu.
Menurut Salim salah satu anggota kelompok sekaligus pemrakarsa pendirian kelompok, kegiatan ini perlu didukung dengan peralatan
Mesin Kipas (1 unit), dan Timbangan Duduk. Menurut Salim, peralatan ini saat ini masih harus disewa dari tempat lain.
Ia berharap ada dukungan dari pihak yang berwenang dalam.kegiatan Lumbung ini.
Dalam situs www.tanjungkesuma.blogspot.com, juga telah diberitakan ahwa pada Minggu 30 November 2014 warga Dusun VI Tanjung Kesuma yang menjadi anggota kelompok Lumbung Paceklik  melakukan pembongkaran simpanan Gabah. Penyimpanan gabah dikediaman Saryono sudah dilakukan sejak musim panen tahun 2014 ini menghasilkan total gabah sebanyak 4.828 kg. Gabah ini dipinjam oleh 20 anggota untuk beragam keperluan mulai dari mencukupi kebutuhan sehari-hari dan biaya persiapan musim tanan 2015.
Pengumpulan gabah lumbung Paceklik hari ini dipimpin langsung oleh ketua Lumbung Miyono bantu oleh Saryono dan seluruh anggota. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Gunadi (Kepala Dusun VI), Sugianto (Kepala Desa)  dan Suyatno (Sie Perekonomian LPMD)

Senin, 09 Mei 2016

Semangat Membara Tak Kenal Usia

Lampung Timur - Usia Saliya  tak muda lagi. Namun jangan meragukan semangat untuk kegiatan sosial,
Pada kegiatan Aksi Peduli Keselamatan Pengguna Jalan Purbolinggo (Senin 09 Mei 2016) Saliya yang saat itu hanya kebetulan melintas di Jalan Bungur Raya Tanjung Kesuma Purbolinggo Lampung Timur, secara spontanitas Saliya terjun berpartisipasi dalam Aksi Peduli.

Suami Darsiti ini pun seperti tak mempedulikan pakaian yang sedang ia kenakan. Ayah 6 orang anak langsung terjun ke lubang jalanan yang berair dan berusaha mengeringkannya.

Sekitar 10 menit berselang ia pun bergegas pulang ke rumahnya dan kembali lagi untuk bertukar pakaian sekaligus membawa perlengkapan berupa gerobak sorong dan cangkul.

Kakek 21 Orang cucu ini, merupakan Ketua RT 07 Dusun II Tanjung Kesuma (Tetangga dusun dengan lokasi jalan yang berlubang ini). Namun ia seperti tak peduli dengan wilayah administrasi. Baginya bergotong royong bisa dilakukan dimana saja. Apalagi jika kegiatan itu untuk kepentingan umum.

Disela kegiatan Gotong Royong ini Saliya mengaku bahwa selaku Ketua RT, ia juga selalu mengambil inisiatif untuk membersihkan lingkungan. Bahkan ia tak jarang membersihkan selokan air di rumah yang tidak dihuni, agar lingkungan RT nya selalu bersih.