Tampilkan postingan dengan label Toto Projo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Toto Projo. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Februari 2017

Firman Utina Berikan Coaching Clinic Sepakbola dihadapan Ribuan Warga Lampung Timur


Way Bungur (30/01/2017)- Firman Utina (Timnas) memberikan Coaching Clinic Sepak Bola di Lapangan Desa Toto Projo, Kecamatan Way Bungur Lampung Timur. Dihadapan ribuan warga Lampung Timur Fimran Utina memberikan kiat dan teknik bermain sepak bola. Dibantu oleh anak anak Sekolah Sepak Bola Lampung Timur, Firman Utina memperagakan bagaimana cara mengusai bola dan lapangan permainan.

Acara ini diselenggarakan dalam rangka Grand Final Ansor Cup II Tahun 2017  sekaligus acara penutupan perhelatan sepakbola Lampung Timur tersebut.

Kamis, 24 Maret 2016

Peta Desa

Peta Desa Toto Projo Kecamatan Way Bungur Kabupaten Lampung Timur merupakan salah satu kelengkapan administrasi desa. Pembuatan Peta Desa Toto Projo bertujuan untuk mempermudah siappun untuk mengenali wilayah adminsitratif desa.

Jumat, 20 November 2015

Seni Tari Kuda Lumping Makin Diminati Warga

Kelompok Seni Tari Kuda Lumping New Lestari Budoyo Desa Tegal Ombo Kecamatan Way Bungur Lampung Timur, hari ini Kamis,19 November 2015, menampilkan pertunjukan di Desa Toto Projo Way Bungur.
Beragam kreasi seni tari ditampilkan sejak pagi hingga malam hari.
Menurut Robet (Pengasuh Kelompok Seni Tari New Lestari Budoyo), pagelaran ini adalah memenuhi permintaan warga yang sedang melaksanakan acara resepsi pernikahan putrinya.
Untuk memenuhi komitmen menyajikan hiburan berkualitas,  Robet mengaku mengerahkan lebih dari 50 orang kru, yang terdiri dari penari (wayang), penabuh gamelan (yogan), dah sesepuh Kelompok.
Paduan gamelan, Tembang tembang langgam jawa yang dikombinasikan dengan irama khas kuda Lumping, penampilan hari ini berhasil memikat warga masyarakat sekitar Desa Toto Projo.
Penampilan pagelaran seni tari kuda Lumping lebih banyak menampilkan unsur tari dan tema penampilan. Adapun fenomena kesurupan, masih menjadi suguhan pada akhir sesi tarian. Tidak hanya  para penari yang kesurupan. Pengunjung pun ada yang kesurupan. Sesi ini juga menarik antusias penonton.